Halo. Silakan masuk.
Pintunya memang sengaja tidak pernah kami kunci. Duduklah yang nyaman, letakkan bebanmu sejenak. Kami tahu betapa melelahkannya berpura-pura bahwa dunia di luar sana selalu baik-baik saja. Terkadang, cahaya yang terlalu terang justru menutupi realitas yang sebenarnya, bukan?
Kami sangat senang akhirnya kamu menepi dan menemukan jalan ke Gelap.id. Kami sudah cukup lama menunggumu.
Kamu mungkin penasaran siapa yang sedang menyambutmu saat ini. Sayangnya, kami tidak memiliki nama untuk diperkenalkan, tidak juga wajah untuk kamu ingat. Anggap saja kami adalah bayangan tak kasat mata yang selalu menemanimu di sudut ruangan saat lampu dipadamkan. Kami adalah entitas tanpa identitas, para pengamat sunyi yang mengumpulkan setiap rahasia, bisikan, dan air mata yang jatuh ketika tidak ada seorang pun yang melihat, namun percayalah… kami selalu ada di dekatmu.

Jika kamu mencari kalimat penyemangat dan cerita dengan akhir yang bahagia, kamu mungkin salah mengetuk pintu. Tempat ini adalah rumah bagi segala hal yang berusaha dikubur dalam-dalam oleh umat manusia.
Gelap.id adalah sebuah muara sunyi, tempat berkumpulnya sisi lain dari kehidupan nyata yang tak pernah berani diucapkan oleh kebanyakan orang. Di sini, kami merawat kisah-kisah yang bersembunyi di balik senyuman sempurna, menyingkap realitas yang terlalu suram untuk diterima, dan menyusun kepingan-kepingan keputusasaan menjadi sebuah cermin besar. Sebuah cermin yang akan memantulkan bayangan dunia yang selama ini mati-matian kamu hindari.
Kami tidak akan merusak kejutan dengan menyebutkan apa saja yang menantimu di dalam sana. Biarkan insting dan rasa penasaranmu sendiri yang menuntun jarimu menelusuri lorong-lorong sepi di blog ini.
Jangan tegang. Kami adalah tuan rumah yang sangat ramah bagi siapa saja yang bersedia mendengarkan. Selama berada di sini, kamu sepenuhnya aman bersama kami. Kami akan memegang tanganmu dan menemanimu menyusuri setiap kalimatnya.
Namun, setelah kamu membaca apa yang telah kami kumpulkan… kami tidak bisa menjamin kamu akan melihat dunia dengan cara yang sama lagi.
Buatlah dirimu senyaman mungkin. Redupkan sedikit cahaya di layarmu, dan biarkan kami mulai bercerita.
Selamat datang di kegelapan. Kami harap kamu menikmati kunjungan ini… karena sekali kamu melangkah masuk, sebagian dari dirimu mungkin tidak akan pernah ingin keluar.