Thumbnail - SIMETRI

SIMETRI

Simetri adalah novel bergenre Horor, Thriller dan Misteri yang ditulis oleh M. Dq Syafrullah. Kisah ini berpusat pada Maya, seorang wanita yang hidupnya perlahan berubah menjadi teror mengerikan setelah ia menggunakan sebuah produk kecantikan yang ternyata menyimpan kutukan gelap. Di dalam kategori ini, Anda dapat membaca dan mengikuti seluruh bab dari cerita Simetri, mulai dari awal mula obsesi Maya hingga rentetan misteri mematikan yang mengikutinya.

SIMETRI BAB 8 ~ Produk yang Terjatuh

Cahaya temaram dari lampu koridor lantai dasar nyaris tidak mampu menembus pekatnya kegelapan di bawah kolong panggung utama. ​Di area sempit setinggi setengah meter itu, area yang dibatasi oleh juntaian kain beludru hitam yang berdebu, udara terasa mati. Tidak ada sirkulasi. ​Bau debu karpet yang apek, serbuk kayu gergajian, dan sisa lem silikon pabrik mengendap […]

SIMETRI BAB 7 ~ ​Malam Panggung

“IBUUUU!!” ​Jeritan Maya merobek keheningan malam di gang sempit itu. Suaranya pecah, melengking sarat akan kepanikan absolut, bergema memantul di dinding-dinding batako basah yang ditumbuhi lumut. ​Tas ransel kanvasnya terlepas dari bahu, jatuh tergeletak tak berdaya menghantam lantai semen yang dingin. ​Kakinya melangkah gontai. Bumi seolah kehilangan gravitasinya, membuat pandangannya berputar. Ia terhuyung maju, menembus […]

SIMETRI BAB 6 ~ Kesiapan Acara

​Malam panjang yang penuh siksaan fisik dan mental baru saja dimulai. ​Maya menatap ke arah struktur baja hitam yang menopang panggung di atas kepalanya. Lorong gelap itu seolah memanggilnya masuk ke dalam, menelannya dari dunia yang terang benderang ke dalam sebuah realitas yang tak kenal ampun. ​Ia mengusap sisa air matanya dengan punggung lengannya yang […]

SIMETRI BAB 5 ~ Gosip Ibu-ibu

​Napas Maya dan Rani memburu saat mereka berlari keluar dari kegelapan lorong servis, menerobos pintu ganda bertuliskan Staff Only, dan kembali menginjakkan kaki di atas lantai marmer Atrium Utama. ​Pemandangan di depan mereka telah berubah seratus delapan puluh derajat hanya dalam waktu lima belas menit. ​Grand Atrium Mall kini berada dalam status siaga satu. Puluhan […]

SIMETRI BAB 4 ~ Rani dan Sepotong Donat

​Pukul 23:15 Waktu Indonesia Barat. ​Lampu-lampu gantung kristal di Atrium Utama Grand Atrium Mall telah lama dipadamkan, menyisakan deretan lampu sorot kerja berwarna putih silau yang menyorot tajam ke arah panggung raksasa. ​Udara malam di dalam mal yang biasanya sejuk dan wangi, kini terasa sumpek, berdebu, dan dipenuhi oleh bau keringat puluhan pekerja laki-laki. ​Maya […]

SIMETRI BAB 3 ~ Tangan Yang Menyapu

Gema dari pengeras suara internal mal itu perlahan memudar, namun gaungnya terus menabrak dinding-dinding tengkorak Maya. ​Lembur wajib. Tidak ada yang boleh pulang. ​Maya berdiri kaku di samping troli kuningnya. Tangannya yang memegang gagang pel bergetar hebat. Jari-jarinya terasa dingin, sekaku es batu. ​Di sekelilingnya, Atrium Utama Grand Atrium Mall masih berdenyut dengan kehidupan kaum […]

SIMETRI BAB 2 ~ Mall, Jam Tiga

​”Heh! Maya! Jangan ke ruang ganti dulu! Berhenti di situ!” ​Gema teriakan itu memantul liar di dinding beton basement Grand Atrium Mall, menyergap Maya tepat saat ia baru saja melangkah menjauhi mesin absensi fingerprint. ​Tubuh Maya seketika membeku. Ujung sepatu bot karetnya tertahan di lantai yang lembap. Jantungnya berpacu brutal, memompa darah dingin ke seluruh […]

SIMETRI BAB 1 ~ ​Pagi yang Sama

​Tik… tik… tik… ​Suara tetesan air yang menghantam dasar ember plastik berwarna hijau kusam itu adalah melodi pertama yang menyambut kesadaran Maya. ​Hujan deras yang mengguyur ibu kota semalaman memang telah berhenti. Namun, sisa-sisa air masih mencari jalan turun melalui celah genteng asbes yang retak, tepat di atas area dapur kontrakannya yang sempit. ​Maya membuka […]